TRENDING

Tips Menjaring Karyawan yang Tepat


The Hidden Power of Mompreneur


Budidaya Sayuran Organik


Memilih Komputer untuk UKM




READ ARTICLE

HOME | Stories | Mengenal Kewirausahaan

Stories disponsori oleh :

Mengenal Kewirausahaan

oleh Dibaca: 50  | Komentar: 0
Font size: Decrease font Enlarge font
Email to a friend Print Article

Kewirausahaan, kata ini merupakan padanan kata Entrepreneurship yang mengacu pada kata sifat yang berhubungan atau dimiliki oleh seorang wirausaha.

Sebutan Entrepreneurship ini sebenarnya juga berasal dari kata Prancis, yaitu “Enteprende” dan diperkenalkan oleh seorang Ekonom Prancis yaitu Richard Cantillon untuk menggambarkan mengenai para pedagang saat itu yang mampu memanfaatkan dan memaksimalkan sumber daya dari non produktif menjadi produktif.

Seorang wirausaha memiliki kemampuan untuk merusak secara kreatif (creative destruction), selalu mencari keseimbangan baru dalam status quo, hal ini dikatakan oleh Schumpeter, seorang ekonom ternama. Dia selalu mencari-cari peluang agar dapat memaksimalkan kreativitasnya dan menciptakan inovasi bisnis sesuai yang dia angankan. Kalau ditelaah kembali kata “creative destruction” ini menjelaskan seorang wirausaha memiliki kecenderungan memiliki perilaku “merusak” atau dia suka mendobrak suatu hal yang sudah baku dan sudah dianggap norma oleh masyarakat umum. Wirausaha juga dapat melakukan suatu dianggap tidak biasa di mata orang lain. Dia bertahan di tengah rasa pesimisme, ketidakpercayaan, dan bahkan sindirian orang lain yang tidak memahami jalan pikirannya.

Tidak semua hasil kreasi seorang wirausaha memperoleh kesuksesan, namun dia menikmati setiap proses yang dilakukan walau berujung dengan kegagalan. Seorang wirausaha hidup dengan nilai-nilai optimisme yang tinggi, kadangkala optimisme ini berbenturan dengan pandangan orang lain, namun hal itu tidak membuatnya menyerah dan berputus asa.

Seorang wirausaha selalu memenuhi hidupnya dengan resiko, namun dia berusaha untuk menekan tingkat resiko tersebut serendah mungkin (bahkan hingga zero risk jika mungkin) untuk menghindari kegagalan. Dia termasuk pengambil keputusan tingkat menengah (moderat) dan bukan seorang penjudi (gambler). Jika resiko dirasakan terlalu besar dibandingkan hasil yang akan diterima, maka kegiatan tersebut akan dia tinggalkan.

Wirausaha memiliki orientasi masa depan yang jelas. Dia selalu melakukan perhitungan dalam setiap tindakannya, seringkali ini dilakukan dengan pandangan jauh ke depan, lebih unggul beberapa langkah dibandingkan orang kebanyakan. Disinilah menjadi kelebihan seorang wirausaha, dimana persepsinya akan keberhasilan di masa depan membuat dirinya mampu bertahan saat mengalami berbagai kegagalan di awal.(AA)

Share on: Post on Facebook Facebook     Add to your del.icio.us del.icio.us     Digg this story Digg     StumbleUpon StumbleUpon     Twitter Twitter    
FOLLOW WIRAUSAHACOM

ARTIKEL TERKINI





IKLAN TEKS | Pasang iklan teks

IKLAN BARIS BISNIS